Contact Form

 

talk show Kesatuan Aksi Muslim Indonesia (KAMMI) Batam

BATAM -  Menteri Pemuda dan Olah Raga Adyaksa Dault mengatakan, penyalahgunaan narkoba saat ini sudah merongrong semua kalangan.
Mengutip data yang dilansir Badan Narkotika Nasional, Adyaksa Dault mengungkapkan ada 15 ribu orang yang meninggal karena narkoba setiap tahunnya dan sebagian besar adalah remaja.

’’Artinya, ada 40 orang yang meninggal tiap harikarena narkoba,’’ ujar Menpora Adyaksa Dault ketika menghadiri talk show yang digelar Kesatuan Aksi Muslim Indonesia (KAMMI) Batam, kemarin.


Menpora di hadapan ratusan remaja Batam di Masjid Raya Batam Centre juga mengatakan, narkoba kian merusak masa depan bangsa karena gampang mendapatkannya.


Di Jakarta, ia mencontohkan narkoba bisa dinikmati melalui permen. Akibatnya tidak hanya dari kalangan biasa, anak ustadz pun, bebernya, juga terjerat narkoba.


Topik narkoba ini merupakan salah satu topik yang mengemuka dalam talk show yang bertajuk ’’Bangkitlah Pemuda Indonesia’’ yang dilaksanakan KAMMI Batam.


Menurut Ketua KAMMI Komisariat Batam Syafrizal, seks bebas dan narkoba merupakan masalah besar bangsa ini dalam membangun generasi muda yang berkualitas.


Seks bebas di luar nikah, katanya, seolah menjadi hal yang wajib dilakukan generasi muda. Akibatnya, lanjutnya banyak bayi lahir tanpa orang tua yang jelas. Bayi-bayi dibuang bahkan dibunuh karena kehadirannya tidak diinginkan pasangan muda yang telah menyimpang.


Masalah yang lebih besar adalah terlibatnya pemuda dalam penggunaan narkoba yang terus meningkat. ’’Banyak pemuda yang awalnya coba-coba, tapi akhirnya mereka ketergantungan dan rela melakukan apa saja untuk mendapatkan barang itu,’’ ujarnya.


Berawal dari masalah ini, lanjutnya, KAMMI menggelar talk show dengan Menpora Adyaksa Dault agar para remaja Batam mendapatkan wawasan dan memberikan masukan kepada pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkualitas. Acara yang merupakan rangakaian Milad KAMMI ke-10  diikuti ratusan pelajar dan pemuda se-Kota Batam. (uma

Total comment

Author

KAMMI_Batam

0   komentar

Cancel Reply