Contact Form

 
Arogansi dan kedzaliman kaum imperialis Zionis Israel telah melampaui demikian jauh rambu-rambu kemanusiaan. Kedzaliman yang mereka perlihatkan kepada khalayak internasional beberapa waktu terakhir semakin menegaskan sikap penjajah ini yang tidak mengenal arti kata perdamaian dan kesantunan.

Palestina dan Al Quds sebagai salah satu tanah suci kaum Muslimin seakan menjadi medan permainan dari kebengisan dan kebuasan penjajah Zionis Israel. Entah sudah berapa ribu nyawa kaum muslimin yang melayang, berapa banyak anak-anak Palestina menjadi yatim (bahkan sebagian di antaranya juga menderita cacat), dan berapa pula kaum Muslimah Palestina yang tercabik-cabik kehormatannya.

Sungguh ironi, di era demokrasi dunia saat ini masih ada praktek penjajahan terhadap bangsa yang berdaulat.

Sebagai anak bangsa yang memiliki UUD Negara Republik 1945, yang mengharuskan penghapusan segala bentuk penjajahan di atas dunia dan Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Hak Asasi Manusia, maka kami KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Batam mendorong pemerintah Republik Indonesia :

1. Mengutuk agresi militer dan kebrutalan yang dilakukan tentara Zionis Israel terhadap rakyat Palestina dan Libanon.
2. Menuntut PBB untuk menjatuhkan sangsi tegas kepada Israel atas tindakan biadab menyerang Gaza.
3. Menyeru negara-negara Arab agar segera bersatu menghadapi segala tipu daya Israel untuk memerdekakan Palestina dan mengusir penjajah Israel keluar dari negara Palestina.
4. Menuntut pemerintah Indonesia mengajak negara-negara Asean dan negara sahabat di seluruh dunia agar mengutuk dan memberi sangsi diplomatik dan ekonomi kepada penjajah Israel.
5. Menghimbau kepada seluruh pemimpin dan tokoh-tokoh Islam, para da’i, mubaligh, serta lembaga-lembaga Islam untuk berperan aktif dalam penggalangan bantuan bagi rakyat Palestina dan Libanon.
6. Menghimbau kepada seluruh media massa cetak dan elektronik agar dapat memberitakan situasi yang terjadi di Palestina secara adil dan proporsional, sehingga tidak semakin menambah penderitaan rakyat Palestina.

Demikian pernyataan sikap KAMMI BATAM terkait konflik di Palestina. Mewujudkan kemerdekaan Palestina adalah tujuan besar kita dalam mewujudkan perdamaian dunia. Selamatkan Palestina!

Batam, 12 Juli 2014
Korlap Aksi KAMMI BATAM
Ikro Bismitama

Total comment

Author

dian's space
BATAM—Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Batam menggelar Aksi Solidaritas Penggalangan Dana untuk Rakyak Palestina di Simpang Jam, pada Sabtu (12/7) sore kemarin.
Aksi ini bertujuan untuk menginformasikan serta menyuarakan tentang bagaimana keadaan Palestina yang sedang diserang Israel tersebut sekaligus memungut dana dari para pengguna jalan.
Seperti yang diungkapkan Ikro Bismitama selaku Ketua Korlap (Koordinasi Lapangan), aksi ini adalah bentuk peduli warga Batam terhadap saudara Muslim yang ada di Palestina.
“Kegiatan aksi solidaritas ini adalah bentuk kepeduliaan kita terhadap mereka. Karena sudah sepatutnya kita menolong mereka yang juga saudara kita. Saudara itu ibarat anggota tubuh,” seru Ikro dalam orasinya.
Ratusan mahasiswa dan pelajar yang turut menghadiri kegiatan aksi ini berasal dari beberapa elemen dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK), di antaranya Universitas Internasional Batam (UIB), Politeknik Negeri Batam, Universitas Batam (Uniba), Universitas Kepulauan Riau (Unrika), Al-Fayed, Rumah Zakat, RMRB Pemuda Pembela NKRI (PPNKRI), dan rohis-rohis sekolah yang tergabung dalam Fornusa.
Ikro mengaku sangat bangga dengan adanya mahasiswa dan pelajar yang mau dan ikut serta peduli untuk aksi penggalangan dana dan turun ke jalan.
“Semoga dengan adanya partisipasi dari kita semua, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dapat mengumpulkan dana semaksimal mungkin untuk meringankan beban saudara kita,” ujar Ikro.
Salah satu perwakilan dari warga Batam yang berasal dari pengguna jalan tersebut juga tidak mau kalah untuk mengemukan opininya seputar kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat bagus sekali, karena agar semua warga tahu bagaimana penderitaan saudara kita di sana dan ikut mengeluarkan sebagian hartanya untuk mereka, dan berharap konflik cepat berakhir,” tuturnya.
Reporter : Missy Silvia
Editor : Nur Afilin


Total comment

Author

dian's space