Contact Form

 

Koruptor Batam Masih Berkeliaran

Kamis, 11 Desember 2008
BATAM, METRO: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Batam, turun ke jalan. Di Simpang Kabil, Batamcenter, mereka menilai upaya komisi pemberantasan korupsi (KPK) masih setengah hati. “Ternyata penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di negara kita masih sebatas jargon dan janji belaka. Buktinya masih banyak pemberantasan korupsi yang tebang pilih dan tidak terjamah oleh penegak hukum,” Taufiq, koordinator demo dalam orasi yang digelar di Simpang Kabil, Selasa (9/12).

 Bersempena hari anti korupsi itu, KAMMI Komisariat Politeknik Batam, itu juga mengungkapkan fakta terbaru. Taufiq menyebutkan, tenggelamnya kasus pengadaan alat pemadam kebakaran oleh Otorita Batam (OB) dan kasus pengalihfungsian hutan lindung di Baloi, membuktikan upaya pemberantasan korupsi masih setenag hati. 

Untuk itu, KAMMI dalam pernyataan sikapnya mendesak kejaksaan dan KPK untuk lebih serius lagi dalam pemberantasan korupsi di Batam. KAMMI juga mengajak segenap elemen bangsa untuk tidak korupsi dan berpartisipasi aktif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. 

“Kita tak lagi melihat wakil rakyat hebat. Padahal mereka adalah wakil kita,” sindir Taufiq dalam orasinya. 

Beberapa aktivs KAMMI juga menenteng beberapa tuntutan dan desakan yang mereka pamerkan dengan cara berdiri di marka jalan melingkar di Simpang Kabil. Salah satu tulisan di kertas yang mereka tenteng adalah, “jangan jadikan korupsi budaya bangsa ini.”(for)




Total comment

Author

KAMMI_Batam

0   komentar

Cancel Reply